​Dengar dan Pahami Aku đź‘¦

Aku berjalan menuju ruang keluarga yang menyatu dengan ruang tamu. Arah pandangan kutujukan pada sebuah sofa yang berada di sana.  Ketika langkah kakiku menuju tempat empuk itu, si handsome boy – panggilanku pada anak lelaki berumur 3 tahun- tengah berceloteh.  “Rumah Opa catep,” ujarnya. (Rumah Opa cakep).  “Ada towongannya,” lanjut anak lelaki yang bermata onyx… Read More ​Dengar dan Pahami Aku đź‘¦